Nama dan Gelar Orang dalam Adat Besandi Syarak (1) A da sebuah pantun yang dicuplik dari daerah suku melayu jambi, siapa sih yang tidak m...

Hukum Adat Jambi Yang Jarang Diketahui Banyak Orang

Nama dan Gelar Orang dalam Adat Besandi Syarak (1)
Ada sebuah pantun yang dicuplik dari daerah suku melayu jambi, siapa sih yang tidak mengenal dengan pantun? pasti warga indonesia tidak asing dengan kata tersebut.

Kalau kito pergi ke darat,
Tongkat lamo jangan di patah
Kalau kito mengaji adat,
Adat lamo jangan di ubah. 
Malam gelap bawa suluh,
Hidup api nyala pelito
Adat kuat agamo teguh,
Hidup jaya mati sempurno.
from travel.dream.co.id

      
APA ITU ADAT?
Kata adat berasal dari bahasa arab 'adat-'adah yang artinda "kebiasaan", adalah suatu perbuatan yang berulang- ulang dan perbuatan itu di contoh orang lain, perbuatan masa dulu di tiru oleh generasi berikutnya,itulah yang kita sebut sekarag ini dengan adat, adat dan kebiasaan itu tumbuh seperti tumbuhnya jalan setapak di tengah rimba. Tidak diketahui siapa dan sejak pabila ada dimulainya. begitulah adat dan hukum adat berkembang dari masa kemasa.

Para calon pimpinan masa depam pucuk Jambi 9 lurah , Tanah sebingkah, payung sekaki, ayeik setitik telago rahmat. Semoga orang Jambi dapat menggapai Adil Makmur Hidup Jayo Mati Sempurno.
Pada uraian kali ini saya akan menguraikan tentang hukum perorangan menurut jenis dsb. dalam Hukum adat Jambi .

10 ORANG MENURUT JENIS
Menurut adat lamo sako usang "alif ada mim terjadi, bismillah mulanya qalam, Rasulummin Allah nama ujud. setinggi bahu timbunan bangkai, skuok pingang telago darah, surut kepada kebenaran Adat besadi syarak, syarak besandi kitabullah". Hukum adat Melayu Jambi.

1. Bagi Betino
Setiap orang harus di hormati, dipantang dilarang menyebut nama lengkap orang kuat gawe (gedang/besar)., setiap orang dianggap "Tebal di anjung tinggi seranting", disebut jangko adat "kecik sakti disebut nama, Gedang betuang dipanggil gelar.
Betino (wanita)  tidak menyandang gelar seperti jantan (laki), selagi betino bayi dipanggil aminah, sejak ada kepandaian bayi, bisa meihat, ketawa, tengkurap, duduk, tegak, berjalan selangkah, dio dipanggil Nah (nama dipotong), panggilan tarhim (kasih sayang). setelah remaja dipanggil upik, gadis, dsb, setelah menikah dipanggil bini Muchtar ( suaminya muchtar), pumya anak di panggil induk mas , mak mas ( anak bernama mas), bila naik haji dipanggil Hj. Minah, pumya cucu dipanggil nenek no Anggun (cucu bernama Anggun), hukum adat melayu Jambi membagi betino dalam 3 hal;

a. Betino Sejati 
Betino yang sopan santun dimana berada, tau malu, tau dirinya secara pribadi istri dan suaminya , dio tau harga dirinya, "Tidak liko dek air hilir , tidak lengah dek kerak jarang", selalu pakai basa basi , paham dikias kata sampai, tau sindir kato kebalik , pakai perasaan dan pikiran, mulut manis kucin dan murah, budi baik baso ketuju , pandai betanam tebu di bibir, besantan kamuko, pandai bergaul sam besar, patuh hormat pada nan tuo, malu pada samo besar, lebih -lebih sama jantan, takut kepada Allah taat perintah Rasul. Tau tugas rumah tangga, pandai jahit merando, tau pudi akan tajual, paham akan tagadai, mengerti mano nan mungkin dan patut, tau bayang-bayang sepanjang badan, meletak sesuatu sesuai tempat, boleh ditiru diteladan, suri teladan kain cupak teladan gantang, meleleh buih di palit menitik boleh ditampung, satitik jadi laut sekepal jadi gunung.

b. Betino Simarawan
Betino nan paham bak pelut khabut (encer) disiko elok situ katuju, perambang mato, kuin kasih kemari sayang. "Bak pimping tumbuh ditebing,perangkai bak pucuk aru, kemano angin situ ngadap, belum diangah lah glak, belum disapo lah nyaut, belum di panggil lah sampai, bak lipeih tabaka ikou, bak cacing kepanasan, ta sentuh lebih bak keno".

adat lamo jangan dibuang jangan di tinggal
balik kaumo ladang bapaga
begitu sakhat selibu padi
kecik benamo gedang begala
begitu adat jambi

MUCHTAR AGUS CHOLIF,SH
ketua lembaga adat melayu Jambi.



artikel ini ditulis sebagian menggunakan bahasa melayu jambi yang mana diakhiran huruf di tambahi huruf "o". banyak dari kita yang tak mengenal suku dan adat kita sendiri malah lebih mengenal suku dan adat orang lain. 
BERSAMBUNG.........


4 comments:

  1. Sebagai orang Jambi bangga dengan kekayaan budaya dan adatnya. Ayo dong blognya diupdate ^_^ Eh sudah gabung komunitas blogger Jambi belum? coba main-main ke instagramnya instagram.com/blogger_jambi

    ReplyDelete
  2. indonesia kita yang beragam... :)

    ReplyDelete
  3. hello gus, yg saya tau itu nama Upik, nama gadis asal Sumatra Barat ya. Indonesia terlalu kaya dengan adat-istiadatnya. Artikelnya sangat menarik. Sukses ya.

    ReplyDelete

Arsip Blog

About Me